Program Studi Desain Mode Batik Menggelar Environmental Observation-Based Professional Development untuk Dosen
Surakarta, 28 Juli 2025 – Seluruh dosen Program Studi Desain Mode Batik menggelar kegiatan Environmental Observation-Based Professional Development di Tawangmangu, Jawa Tengah. Acara yang berlangsung satu hari penuh ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen dan inovasi pembelajaran digital melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar, khususnya yang berkaitan dengan keindahan alam sebagai inspirasi desain batik.
Kegiatan ini berfokus pada eksplorasi dan observasi lingkungan yang asri di Tawangmangu. Para dosen diajak untuk menggali ide-ide kreatif dari alam sebagai sumber inspirasi baru untuk motif dan pola batik. Harapannya, pendekatan ini dapat memperkaya khazanah penelitian dan memicu lahirnya inovasi pembelajaran yang lebih menarik, terutama dalam konteks digital.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Desain Mode Batik, Aan, menyampaikan pentingnya kegiatan ini. “Kami percaya bahwa inspirasi terbaik seringkali datang dari pengamatan langsung terhadap lingkungan di sekitar kita,” ujar Aan. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga kesempatan bagi para dosen untuk menyegarkan pikiran, bertukar ide, dan menemukan pendekatan baru dalam mendesain serta mengajar. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja dan relevansi kurikulum,” tambahnya.
Selama kegiatan, para dosen juga melakukan diskusi interaktif mengenai tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan pembelajaran digital dengan seni tradisional batik. Mereka membahas bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan, mempromosikan, dan mengajarkan teknik membatik secara lebih luas dan modern.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang inspiratif bagi para dosen untuk terus berkarya dan menghasilkan penelitian-penelitian berkualitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan seni dan pendidikan batik di Indonesia.
